Short Tail Keyword: Mengenal dan Praktik Terbaik Untuk SEO

SEO

Short Tail Keyword merupakan istilah yang tidak asing lagi dikalangan Blogger. Meski demikian, bila Anda masih baru dalam dunia Blogging, maka ini bacaan yang tepat untuk Anda.

Jadi, pembahasan ini akan mengulas lebih banyak tentang Short Tail Keyword, yang digunakan untuk membangun halaman Anda, dan menentukan keyword yang Anda inginkan. Jadi, mari kita mulai pembahasan ini.

Apa Itu Short Tail Keyword

Short Tail Keyword (dalam bahasa Inggris) artinya adalah Kata Kunci Pendek. Maksudnya, adalah kata kunci dengan jumlah kata yang tergolong pendek.

Istilah pendek, dimaksudkan dalam ukuran kata. Jadi, ini tidak semata-mata memandang jumlah karakter.

Umumnya, orang-orang mengatakan bahwa Short Tail itu tergolong pada kata kunci dengan jumlah kata sebanyak 1-2 suku kata. Itu artinya, ketika Anda menggunakan kata kunci Membuat Blog, maka ia tergolong berjumlah 2 suku kata, dan termasuk Short Tail Keyword.

Antonim dari ini adalah Long Tail Keyword, dimana itu berisikan suku kata yang panjang, dengan ukuran 3-4 suku kata atau bahkan lebih.

Short Tail Keyword Memiliki Daya Saing Tinggi

Umumnya, dibeberapa layanan Keyword Tools, memberikan gambaran bahwa Short Tail Keyword tergolong memiliki daya saing tinggi. Maksudnya adalah, tingkat kesulitan untuk mendapatkan peringkat tertinggi disana cukup sulit.

Gambar tentang Persaingan Short Tail Keyword
Gambar tentang Persaingan Short Tail Keyword

Anda harus melakukan praktik SEO terbaik di halaman Anda, untuk dapat bersaing dengan ketat disana. Banyak orang menyarankan untuk tidak menggunakan ini dalam Blog yang masih baru. Tapi, Saya lebih suka mengabaikan itu.

Faktanya, Saya mencoba melakukan cek terhadap kata kunci pendek, dan keseluruhan hasilnya menggambarkan itu tergolong dalam persaingan tinggi.

Dengan keadaan ini, sebenarnya memiliki timbal balik. Persaingan yang tinggi, itu karena jumlah volume pencarian juga tinggi. Dengan begitu, artikel yang berhasil mendapatkan peringkat disana juga akan bernilai tinggi.

Jadi, bila dikaji dari sisi manfaat, akan sangat luar biasa manfaatnya. Tapi untuk menggapai itu semua, tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Ada upaya yang ekstra, dibalik kesuksesan dalam itu.

Kapan Menggunakan Short Tail Keyword

Jadi, ini sebenarnya bagian spesial, dimana Anda akan diberitahu tips untuk kapan menggunakan Short Tail Keyword. Melihat dari beberapa penjelasan di atas, nampaknya akan terasa sangat sulit untuk dapat menggapai itu.

Tetapi, Saya memiliki pola pikir yang berbeda, dan Saya lebih memilih jalur pengoptimalan untuk Short Tail Keyword.

Faktanya, Saya mendapatkan Organic Keyword dalam satu artikel Saya, yang menggunakan Short Tail Keyword. Ini sangat penting, karena tergolong dapat meningkatkan CTR.

Short Tail Keyword, membuat isi kepala Saya saat menuliskan artikel terasa lebih lapang, karena pembahasannya yang cukup luas. Anda dapat menuliskan secara luas tentang apapun yang tergolong dalam bahasan keyword utama Anda.

Jadi, Saya biasanya menggunakan Short Tail Keyword untuk artikel pilar, yang memang membutuhkan pembahasan lebih luas dan lugas. Dengan begitu, artikel pilar ini akan berisi banyak informasi, dengan jumlah kata lebih dari 1200 kata.

Tapi tidak lupa, untuk menggunakan artikel pendukungnya, untuk memberikan Link ke Artikel Pilar. Oleh karenanya, sifat artikel pendukung tidak pasti. Anda dapat menuliskan seberapapun jumlah kata yang ada disana, dan Saya mengabaikan itu untuk artikel pendukung.

Ini hanya sebatas pendukung, yang hanya menjadi baris belakang bagi artike pilar yang ditargetkan. Jadi, ini benar-benar permainan yang menarik bagi Saya.

Kesimpulan

Sejatinya keseluruhan pilihan itu berada di tangan Anda. Namun, Saya merekomendasikan untuk menggunakan Short Tail Keyword, untuk jenis postingan yang lebih terperinci dan pembahasan yang lebih mendalam.

Tapi, gunakan Long Tail Keyword untuk artikel dengan jenis Artikel Pilar. Ini akan membuat artikel Anda benar-benar dioptimalkan dengan baik.

Tinggalkan komentar