Guru

5 Cara Mengatasi Siswa Yang Sering Bolos Belajar

Setiap guru, tentunya harus berpikir tentang cara mengatasi siswa yang sering bolos belajar. Dengan begitu, sang guru akan memiliki opsi atau cara tersendiri dalam menyampaikan materi ajarnya, demi menciptakan rasa senang bagi para peserta didik mereka. Dengan begitu, maka kecenderungan untuk berpikir “BOLOS” akan berkurang dari benak para peserta didik itu.

1. Istilah Bolos Dalam Pembelajaran

Bolos adalah aktivitas tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan sengaja. Ini tidak terbatas pada waktu, seperti Bolos jam pelajaran tertentu, bahkan lebih parahnya lagi bolos untuk semua mata pelajaran.

Bolos adalah istilah trend yang berkembang dikalangan pendidikan tingkat lanjutan. Biasanya, istilah ini mulai dikenal sejak duduk dibangku pendidikan tingkat Menengah (SMP/ MTs) hingga pada pendidikan tingkat Atas (SMA/ MA).

Bolos digambarkan sebagai tindakan ketidak patuhan terhadap peraturan sekolah, dengan tidak masuk di Jam Pelajaran dengan cara disengaja untuk mementingkan keinginan pribadi. Bolos adalah perilaku yang tidak terpuji, dan bisa saja diberi hukuman yang setimpal oleh perangkat sekolah.

2. Cara Mengatasi Siswa Yang Sering Bolos

Untuk mengatasi siswa yang sering bolos, tentunya membutuhkan beberapa tahapan dan tidak dapat langsung diberikan sangsi yang keras. Sebaiknya, cari tahu terlebih dahulu penyebab mengapa ia BOLOS saat jam pelajaran tertentu. Meski alasan siswa bukanlah sesuatu yang dibenarkan, paling tidak kita mendapat nilai baik dari sisi lainnya, diluar dari pribadi siswa itu. Berikut ini tahapan tentang cara mengatasi siswa yang sering bolos.

2. 1. Beri Nasihat/ Arahan

Disaat seorang guru mengetahui bahwa siswa mereka sedang Bolos, hal pertama yang perlu dilakukan adalah memberikan nasihat, atau memberikan pelajaran melalui lisan. Ini penting sebagai pemahaman bagi siswa. Sebab, siswa yang bolos adalah siswa yang memiliki masalah, entah itu persoalan pribadi atau keluarga, atau yang lainnya.

2. 2. Memberi Penghargaan Terhadap Kemampuannya

Penghargaan termasuk pada pembahasan Reward dalam pembelajaran. Ini dinilai penting dan semestinya menjadi perhatian guru saat mengajar di kelas. Tetapi satu hal yang harus diingat, bahwa Reward tidak selamanya berbentuk Uang Tunai. Ini bisa beragam.

Tetapi yang terpenting dalam pemberian penghargaan/ Reward adalah tentang bagaimana perhatian itu dirasakan oleh siswa itu sendiri. Mereka akan merasa dihargai sekaligus diperhatikan oleh guru mereka sendiri. Dengan sendirinya, itu akan meningkatkan daya minat belajar mereka.

Bila ditemui seorang siswa yang sering Bolos saat jam pelajaran, mungkin dengan memberikannya reward adalah pilihan yang baik. Sebagai contoh, seorang siswa sedang bolos. Lalu kemudian di hari berikutnya, ia tidak bolos. Maka ketidakbolosannya itu menjadi nilai positif dalam dirinya, dan itu boleh diberikan reward. Ini adalah sebuah contoh dimana Reward itu diterapkan dalam pembelajaran.

2. 3. Memberi Hukuman

Hukuman adalah jalan keluar terhadap sebuah permasalahan/ keselahan yang dilakukan seseorang. Memberi siswa berupa hukuman tertentu yang sesuai dengan kesalahannya bukanlah sebuah kesalahan yang berarti, apabila itu dilakukan atas dasar pembelajaran.

Bolos saat pembelajaran bukanlah sikap terpuji dan semestinya tidak terjadi bagi setiap siswa. Oleh karena itu, bila pemberian arahan atau nasihat tidak lagi berhasil, memberi hukuman dapat dilakukan untuk memberikan pelajaran terhadap peserta didik tersebut. Setidaknya, mereka mengetahui bahwa bolos bukanlah sikap yang diharapkan ada pada diri seorang siswa.

2. 4. Guru Diskusi Dengan Teman Dekatnya

Bila di sekolah anda ditemui anak yang sering Bolos, maka solusi tambahan untuk mengatasi ini adalah mencari informasi sebanyak mungkin terutama dari teman dekat siswa yang sering bolos tersebut. Ini sangatlah penting, sebab biasanya teman dekat akan lebih berpengaruh bagi si siswa yang sering bolos.

Guru sebaiknya membangun kedekatan dengan teman dekat dari siswa yang sering bolos itu. Hal ini tidak lain hanyalah untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas mengenai pribadi si siswa yang sering bolos.

Terlebih lagi, keadaan ini juga dapat digunakan untuk memberikan motivasi atau semangat kepada siswa yang sering bolos itu. Melalui teman dekannya sendiri, maka ini dinilai akan memberi pengaruh baik untuk siswa yang sering bolos itu. Kedekatan emosional antar mereka, akan mempengaruhi dan memungkinkan siswa yang sering bolos itu akan mendengar nasihat dari teman dekatnya itu.

2. 5. Mencari Solusi Dengan Orangtua Siswa

Ini adalah langkah yang praktis untuk cara mengatasi siswa yang sering bolos. Tidak dapat dipungkiri, bagi seorang siswa, bilamana ketidak patuhan mereka di sekolah diketahui oleh orangtuanya sendiri, akan menjadi sesuatu yang menakutkan bagi mereka. Itu dialami kebanyakan siswa.

Hal yang biasa dilakukan seorang guru adalah mendatangi kediaman siswa untuk bertemu dengan orangtuanya. Lalu disana mengambil kesempatan untuk menceritakan perkembangan siswa, dimana anaknya sering bolos saat jam pelajaran di sekolah.

Dari keadaan ini, diharapkan akan terbangun komunikasi antara guru dan orangtua siswa untuk menghadirkan solusi tentang permasalahan yang sedang dialami siswa tersebut. Harapannya adalah agar siswa tidak lagi bolos sekolah dan serius dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.

5 Cara mengatasi siswa yang sering bolos di atas, adalah hal yang umum dilakukan di sekolah. Tidak ada hal yang baik diambil dari aktivitas Bolos ini. Justru, hal ini akan membuat siswa semakin tertinggal untuk mata pelajaran tertentu, dan itu berpengaruh langsung untuk nilai akhir mereka. Oleh karenanya, memperhatikan setiap siswa adalah hal yang dinilai baik bagi seorang guru, demi meningkatkan kualitas para peserta didiknya.

Tinggalkan komentar