Guru

Cara Guru Mengatasi Siswa Yang Ribut di Kelas

Ada banyak cara guru untuk mengatasi siswa yang ribut di kelas. Tidak jarang diantara kita seorang guru, berhadapan dengan kondisi kelas yang ribut atau tidak kondusif. Bahkan, keadaan ini tentunya hampir setiap hari dialami guru saat mengajar.

Kegiatan belajar mengajar semestinya mengharapkan kondisi kelas yang hening dan kondusif. Hal ini dimaksudkan agar guru dapat memberikan pelajaran dengan baik seusai dengan apa yang direncanakannya dalam RPP Guru, dan mencapai tujuan pembelajaran.

1. Keributan di Kelas

Keributan di kelas tentu saja sesuatu yang sangat sering terjadi di sekolah. Bahkan, hampir disetiap harinya keadaan ini mungkin terjadi.

Umumnya, keributan di kelas dikarenakan adanya penyebab dari salah seorang siswa yang mengganggu temannya yang lain. Oleh karena itu, keadaan ini dilanjutkan dengan teman lainnya yang membuat suasana kelas menjadi bertambah runyam dan sulit untuk dikendalikan.

Untuk menentukan penyebab dari keributan di kelas, tentu saja membutuhkan perhatian khusus dan lebih spesifik. Hal ini tidak dapat dikatakan secara mendetail, disebabkan karena kondisi kelas di tiap-tiap tempat adalah berbeda. Jadi, tidak ada alasan yang paling benar untuk menjawab hal ini, selain menelusuri lebih jauh tentang kondisi kelas yang ada.

Namun, dari sekian banyaknya problem yang ditemui dilapangan tentang penyebab keributan siswa di kelas, terdapat beberapa langkah yang dapat digunakan untuk mengatasi siswa yang ribut di kelas.

2. Cara Mengatasi Siswa Yang Ribut di Kelas

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi siswa yang ribut di kelas. Umumnya, keributan siswa di kelas dikarenakan adanya salah seorang siswa yang mengganggu teman yang lainnya. Berikut ini cara mengatasi siswa yang ribut di kelas.

2. 1. Mencatat Siswa Yang Ribut

Catatan siswa yang ribut, adalah sesuatu kegiatan yang tidak asing lagi bagi kita. Semasa sekolah, kegiatan ini adalah bagian yang paling sering kita lakukan baik sebagai seorang siswa maupun sebagai seorang guru.

Kegiatan ini seperti mencatat siswa lainnya yang ribut (berkata-kata) selama waktu tertentu. Dengan mencatat di dalam kertas berupa nama siswa yang ribut, pada akhirnya setiap nama yang ribut itu akan diberikan hukuman ringan karena kesalahannya.

Terkesan sederhana dan kuno, namun metode ini dinilai efektif bila diterapkan, bahkan untuk zaman sekarang ini.

2. 2. Guru Berdiam Diri Sejenak

Salah satu tindakan yang dapat dilakukan untuk mengatasi siswa yang ribut adalah dengan cara berdiam diri sejenak. Kegiatan ini dilakukan oleh guru, dimana guru memberhentikan materi yang disajikannya dengan sengaja, lalu berdiam diri sejenak dan melihat keadaan kelas.

Kegiatan ini juga sering ditemui untuk zaman modern saat ini, saat keadaan kelas mulai tidak efektif lagi. Keributan yang terjadi di kelas, biasanya akan lebih meredah setelah mereka (siswa) mengetahui bahwa guru tidak merasa senang.

Sadar atau tidak, berdiam diri dapat memberikan makna tersendiri bagi siswa, sehingga mereka berpikir bahwa sang guru sedang tidak merasakan kenyamanan saat mengajar. Keadaan ini memungkinkan untuk dengan sendirinya siswa merasa sedikit takut dan meredahkan suasana kelas yang ribut.

2. 3. Memberi Nasihat/ Hukuman Ringan

Biasanya hal ini menjadi opsi yang paling akhir, dimana sang guru kesulitan untuk mengontrol keadaan kelas yang ribut. Memberi nasihat dapat dijadikan opsi untuk mengatasi keributan di kelas. Hal yang umumnya dilakukan adalah memanggil siswa yang dinilai membuat kericuhan di kelas, lalu memberinya nasihat.

Tapi terkadang, hal ini tidak berhenti sampai disitu saja. mungkin dibeberapa kondisi, mengharuskan sang guru memberikan ganjaran/ hukuman ringan terhadap perlakuan siswa yang ribut di kelas. Tentunya hukuman yang diberikan itu berdasar, dan tidak sembarangan. Berilah hukuman yang sesuai untuknya, sebagai pembelajaran untuk di masa mendatang.

2. 4. Melaporkan Kepada Kepala Sekolah

Ini merupakan pilihan akhir yang biasa dilakukan guru. Melaporkan siswa yang pembuat keributan kepada Kepala Sekolah, adalah pilihan yang paling akhir setelah sang guru berupaya untuk memberikan nasihat kepadanya.

Hal ini bukanlah sesuatu yang disalahkan, bahkan dinilai baik sebagai upaya menciptakan pembelajaran yang baik. Dibeberapa keadaan, hal ini mungkin sedikit berbeda. Terkadang, keadaan ini dilimpahkan kepada Badan Pengawas (BP), yang biasanya ditugaskan untuk mengatasi setiap permasalahan siswa di sekolah.

2 pemikiran pada “Cara Guru Mengatasi Siswa Yang Ribut di Kelas”

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

    • Hi Siska.
      Catatan untuk siswa yang ribut memang LEGEND banget ya. Padahal metode kuno, tapi tetap masih eksis di zaman modern saat ini. Semoga saja, ada cara yang lebih efektif di masa mendatang untuk mengatasi siswa yang ribut saat pembelajaran dilaksanakan.

      Balas

Tinggalkan komentar